Bangsa Indonesia sedang didera krisis keimanan. Nah, dari krisis
tersebut akhirnya memunculkan tindakan negatif lainnya, termasuk
maraknya korupsi. Demikian dikatakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai
Keadilan Sejahtera (FPKS), Ir Memed Sosiawan di Jombang, Selasa malam
(24/7/2012).
Di hadapan sekitar 200 hadirin, Memed mengungkapkan, krisis yang
menimpa bangsa Indonesia paling fundamental adalah krisis keimanan.
Karena dari krisis itulah terjadi krisis susulan, diantaranya
pembunuhan, pemerkosaan, perzinahan, seks bebas dan pengunaan narkotika,
pencurian hutan, serta korupsi.
"Oleh karena itu, untuk menghentikan krisis multidimensi tersebut
harus dimulai dari peningkatan keimanan dan ketaqwaan. Momen bulan
Ramadan ini sangat tepat untuk meningkatkan iman dan taqwa. Dengan
demikian aneka krisis tersebut bisa diminimalisir," ujar anggota DPR
dari Dapil Jatim VIII (Kab/Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kab/Kota
Madiun) ini.
Acara yang digelar di sebuah rumah makan di Kecamatan Perak itu dalam
rangka serap aspirasi. Selain Memed, dalam acara tersebut juga dihadiri
Ketua DPD PKS Jombang, Rochmad Abidin beserta seluruh pengurus. Bukan
itu saja. Ketua DD (Dewan Dakwah) DPW PKS Jatim, drh Suhartono, juga
hadir.
"Peserta yang hadir 200 orang, termasuk pengurus ranting Kecamatan
Perak dan Bandar Kedungmulyo," kata Rochmad Abidin menambahkan.
Sumber : http://www.beritajatim.com/detailnews.php/4/Hukum_&_Kriminal/2012-07-24/142086/Krisis_Keimanan_Picu_Korupsi
Showing posts with label Dapil Jawa Timur 8. Show all posts
Showing posts with label Dapil Jawa Timur 8. Show all posts
Sosialisasi UU Pemilu dan Lantik Pengurus Ranting di Mojokerto
Harian Radar Mojokerto (Jawa Pos Group)
Rabu, 31 Mei 2012
Tahun 2012 dijadikan momentum bagi DPD PKS Kabupaten Mojokerto untuk mempersiapkan mesin-mesin politiknya sampai struktur yang terbawah. Pada bulan Mei ini DPD PKS Kabupaten Mojokerto menuntaskan pelantikan dewan pengurus ranting di dua DPC, Mojoanyar dan Puri. Pelantikan ranting di dua DPC ini juga sambil melaksanakan baksos berupa pelayanan pengobatan gratis.
Di DPC Mojoanyar melantik 12 Ranting digelar pada Sabtu (26/5) di Desa Jumeneng dipimpin Ketua DPC Syaiful Arif. Hadir saat pelantikan ini Anggota DPR RI Ir. Memed Sosiawan didampingi anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Kurniawan Eka Nugraha dan Putut Wahyudi.
Sedangkan di DPC Puri melantik 16 pengurus Ranting pada minggu (27/5) dipusatkan di Desa Kebonagung dipimpin Ketua DPC Lutfi Roihan. Hadir saat pelantikan ini Anggota DPR RI Ir. Memed Sosiawan didampingi Ketua DPD Kabupaten Mojokerto, Luqman Fanani dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Makhfud Kurniawan Hidayat dan Camat Puri, Bambang Purwanto.
Kehadiran Anggota DPR RI Ir. Memed Sosiawan didampingi anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini sekaligus menyampaikan sosialisasi UU Pemilu, juga menyapa konstituennya di Mojokerto. Pelantikan Ranting di dua kecamatan ini juga melaksanakan baksos berupa pelayanan pengobatan gratis.
Anggota DPR RI Ir. Memed Sosiawan mengatakan pelantikan pengurus ini sebagai bagian dari proses mata rantai pencapaian target-target kemenangan pemilu 2014. Oleh karena itu, Memed menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader PKS di Mojokerto untuk mengkapitalisasi suara PKS untuk dapat mencapai dua kali lipat dari suara atau kursi saat ini, yaitu dengan memberi kerja-kerja yang terbaik bagi masyarakat.
"Untuk pesta demokrasi mendatang, PKS menargetkan sebagai partai yang mendulang suara tiga besar, baik di Mojokerto maupun skala nasional" katanya.
Ketua DPD Kabupaten Mojokerto, Luqman Fanani, mengatakan dengan pelantikan semua pengurus ranting ini pihaknya lebih siap bekerja di tengah masyarakat untuk memenangkan Pemilu 2014 nanti. "Alhamdulillah di dua DPC pengurus rantingnya sudah kita lantik, kita berharap semua pengurus bekerja untuk pemenangan 2014 nanti" katanya.
Ia optimis target ini bisa tercapai mengingat PKS sudah bekerja bukan sekedar ketika tahun pemilu sudah dekat, tapi senantiasa bekerja dari waktu ke waktu. "Jadi, dengan posisi kursi DPRD sebanyak empat orang pada periode ini maka pada pemilu depan minimal PKS Kabupaten Mojokerto mendapat 7-8 kursi" katanya.
Rabu, 31 Mei 2012
Tahun 2012 dijadikan momentum bagi DPD PKS Kabupaten Mojokerto untuk mempersiapkan mesin-mesin politiknya sampai struktur yang terbawah. Pada bulan Mei ini DPD PKS Kabupaten Mojokerto menuntaskan pelantikan dewan pengurus ranting di dua DPC, Mojoanyar dan Puri. Pelantikan ranting di dua DPC ini juga sambil melaksanakan baksos berupa pelayanan pengobatan gratis.
Di DPC Mojoanyar melantik 12 Ranting digelar pada Sabtu (26/5) di Desa Jumeneng dipimpin Ketua DPC Syaiful Arif. Hadir saat pelantikan ini Anggota DPR RI Ir. Memed Sosiawan didampingi anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Kurniawan Eka Nugraha dan Putut Wahyudi.
Sedangkan di DPC Puri melantik 16 pengurus Ranting pada minggu (27/5) dipusatkan di Desa Kebonagung dipimpin Ketua DPC Lutfi Roihan. Hadir saat pelantikan ini Anggota DPR RI Ir. Memed Sosiawan didampingi Ketua DPD Kabupaten Mojokerto, Luqman Fanani dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Makhfud Kurniawan Hidayat dan Camat Puri, Bambang Purwanto.
Kehadiran Anggota DPR RI Ir. Memed Sosiawan didampingi anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini sekaligus menyampaikan sosialisasi UU Pemilu, juga menyapa konstituennya di Mojokerto. Pelantikan Ranting di dua kecamatan ini juga melaksanakan baksos berupa pelayanan pengobatan gratis.
Anggota DPR RI Ir. Memed Sosiawan mengatakan pelantikan pengurus ini sebagai bagian dari proses mata rantai pencapaian target-target kemenangan pemilu 2014. Oleh karena itu, Memed menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader PKS di Mojokerto untuk mengkapitalisasi suara PKS untuk dapat mencapai dua kali lipat dari suara atau kursi saat ini, yaitu dengan memberi kerja-kerja yang terbaik bagi masyarakat.
"Untuk pesta demokrasi mendatang, PKS menargetkan sebagai partai yang mendulang suara tiga besar, baik di Mojokerto maupun skala nasional" katanya.
Ketua DPD Kabupaten Mojokerto, Luqman Fanani, mengatakan dengan pelantikan semua pengurus ranting ini pihaknya lebih siap bekerja di tengah masyarakat untuk memenangkan Pemilu 2014 nanti. "Alhamdulillah di dua DPC pengurus rantingnya sudah kita lantik, kita berharap semua pengurus bekerja untuk pemenangan 2014 nanti" katanya.
Ia optimis target ini bisa tercapai mengingat PKS sudah bekerja bukan sekedar ketika tahun pemilu sudah dekat, tapi senantiasa bekerja dari waktu ke waktu. "Jadi, dengan posisi kursi DPRD sebanyak empat orang pada periode ini maka pada pemilu depan minimal PKS Kabupaten Mojokerto mendapat 7-8 kursi" katanya.
Tekan Perceraian, PKS Launching RKI
Minggu, 29 April 2012 20:28:50 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Jombang (beritajatim.com) - Tingginya angka perceraian memantik reaksi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Jombang. Untuk mengatasi masalah tersebut, PKS melaunching organisasi perempuan bernama RKI (Rumah Keluarga Indonesia).
Rochmad Abidin, Ketua PKS Jombang mengatakan, angka perceraian di Indonesia dan Jombang khususnya relatif tinggi. Jika dirata-rata, dari angka 2 juta perkawinan, maka 10 persennya adalah bercerai. Hal itu menurut Abidin dipicu oleh tigal hal, ketidakharmonisan, ekonomi, dan perselingkuhan.
Nah, dalam RKI akan memberikan pemahaman terhadap tiga persolan itu. "Semisal hari ini kita melakukan pelatihan tentang membangun keluarga harmonis. Dengan, begitu angka percerian dalam perkawinan bisa ditekan," ujar Abidin usai launching RKI di aula Depag Jombang, Minggu (29/4/2012).
Bukan hanya itu, RKI juga akan memberikan pelatihan tentang membangun ekonomi keluarga. Pasalnya, percerian juga kerap dipicu oleh faktor ekonomi. "Nah, jika ekonominya sudah mapan, maka perceraian pun bisa dihindarkan," tambahnya.
Sementara itu, Ketua RKI Jombang, Imadatul Umah, mengungkapkan, selain sejumlah kegiatan di atas, RKI yang bernaung di bawah bidang perempuan PKS Jombang juga memberikan layanan konseling. Menurutnya, keluarga merupakan pondasi peradaban. Jika ibu baik secara kepribadian, keluarga juga akan menjadi baik. Dengan begitu, akan berdampak pada terbentuknya masyarakat berkualitas.
Dalam launching tersebut RKI memberikan penghargaan kepada tiga orang perempuan. Mereka adalah Ida Cholidah, Ny Kholiq Hasyim, dan Ama Imadatul Himaty. Ketiga orang tersebut dinilai memiliki peran cukup besar dalam bidang pemberdayaan kaum perempuan. Penghargaan itu diserahkan secara langsung oleh anggota DPR RI asal PKS, Memed Sosiawan.
"Ini adalah bukti bahwa PKS mempunyai perhatian besar terhadap kaum perempuan. Selain itu juga bukti komitmen PKS terhadap pembentukan generasi yang berkualitas," ujar Memed usai memberikan penghargaan tersebut.
Sumber : http://www.beritajatim.com/detailnews.php/6/Politik_&_Pemerintahan/2012-04-29/134003
Reporter : Yusuf Wibisono
Jombang (beritajatim.com) - Tingginya angka perceraian memantik reaksi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Jombang. Untuk mengatasi masalah tersebut, PKS melaunching organisasi perempuan bernama RKI (Rumah Keluarga Indonesia).
Rochmad Abidin, Ketua PKS Jombang mengatakan, angka perceraian di Indonesia dan Jombang khususnya relatif tinggi. Jika dirata-rata, dari angka 2 juta perkawinan, maka 10 persennya adalah bercerai. Hal itu menurut Abidin dipicu oleh tigal hal, ketidakharmonisan, ekonomi, dan perselingkuhan.
Nah, dalam RKI akan memberikan pemahaman terhadap tiga persolan itu. "Semisal hari ini kita melakukan pelatihan tentang membangun keluarga harmonis. Dengan, begitu angka percerian dalam perkawinan bisa ditekan," ujar Abidin usai launching RKI di aula Depag Jombang, Minggu (29/4/2012).
Bukan hanya itu, RKI juga akan memberikan pelatihan tentang membangun ekonomi keluarga. Pasalnya, percerian juga kerap dipicu oleh faktor ekonomi. "Nah, jika ekonominya sudah mapan, maka perceraian pun bisa dihindarkan," tambahnya.
Sementara itu, Ketua RKI Jombang, Imadatul Umah, mengungkapkan, selain sejumlah kegiatan di atas, RKI yang bernaung di bawah bidang perempuan PKS Jombang juga memberikan layanan konseling. Menurutnya, keluarga merupakan pondasi peradaban. Jika ibu baik secara kepribadian, keluarga juga akan menjadi baik. Dengan begitu, akan berdampak pada terbentuknya masyarakat berkualitas.
Dalam launching tersebut RKI memberikan penghargaan kepada tiga orang perempuan. Mereka adalah Ida Cholidah, Ny Kholiq Hasyim, dan Ama Imadatul Himaty. Ketiga orang tersebut dinilai memiliki peran cukup besar dalam bidang pemberdayaan kaum perempuan. Penghargaan itu diserahkan secara langsung oleh anggota DPR RI asal PKS, Memed Sosiawan.
"Ini adalah bukti bahwa PKS mempunyai perhatian besar terhadap kaum perempuan. Selain itu juga bukti komitmen PKS terhadap pembentukan generasi yang berkualitas," ujar Memed usai memberikan penghargaan tersebut.
Sumber : http://www.beritajatim.com/detailnews.php/6/Politik_&_Pemerintahan/2012-04-29/134003
Semarak Milad PKS ke 14 di Jombang
Jombang, 30 April 2012
Peringatan Milad PKS berlangsung semarak di Kabupaten Jombang akhir pekan kemaren. Sejumlah agenda penting dihelat untuk memeriahkan ulang tahun ke-14 PKS. Mulai dari pelantikan DPRa (Dewan Pengurus Ranting) hingga launching program RKI (Rumah Keluarga Indonesia).
Pelantikan 16 DPRa se-Kecamatan Kabuh dilakukan di Aula Serbaguna Kabuh, Minggu (30/4). Pelantikan dihadiri ratusan kader dan simpatisan PKS. Selain dihadiri anggota DPR RI dari PKS, Ir Memed Sosiawan, Wabup Jombang Widjono Soeparno juga hadir menjadi tamu undangan bersama Muspika Kabuh.
Ketua DPD PKS Jombang Rochmad Abidin menyatakan, pelantikan DPRa se-Kecamatan Kabuh akan diikuti wilayah lain. Saat ini, pengurus ranting yang sudah terbentuk di semua desa adalah Kecamatan Peterongan dan Kesamben. "Sebentar lagi menyusul Kecamatan Megaluh dan Jombang" ujarnya.
Selain pelantikan, perayaan Milad juga diperingati dengan acara baksos berupa pengobatan gratis kepada masyarakat Kecamatan Kabuh. Mulai dari pemeriksaan kesehatan cuma-cuma hingga pemberian obat-obatan terutama manula dan anak-anak.
Sebelumnya, PKS Jombang juga menggelar acara Dauroh (Pelatihan - Red) keluarga di Aula Darul Hikmah Depag Jombang. Dalam sambutannya, Rochmad Abidin mengatakan, angka perceraian di Indonesia dan Jombang khususnya relatif tinggi. Jika dirata-rata, dari angka 2 juta perkawinan, sebanyak 10 persennya berujung pada perceraian. Hal itu menurut Abidin dipicu oleh tiga hal, ketidakharmonisan, ekonomi dan perselingkuhan. Nah, salah satu program yang akan dilakukan lewat RKI adalah dengan memberikan pemahaman terhadap tiga persoalan itu. "Semisal hari ini kita melakukan pelatihan tentang membangun keluarga harmonis. Dengan begitu, angka perceraian dalam perkawinan bisa ditekan" ujar Abidin usai launching RKI di Aula Depag Jombang, Minggu (29/4)
Peringatan Milad PKS berlangsung semarak di Kabupaten Jombang akhir pekan kemaren. Sejumlah agenda penting dihelat untuk memeriahkan ulang tahun ke-14 PKS. Mulai dari pelantikan DPRa (Dewan Pengurus Ranting) hingga launching program RKI (Rumah Keluarga Indonesia).
Pelantikan 16 DPRa se-Kecamatan Kabuh dilakukan di Aula Serbaguna Kabuh, Minggu (30/4). Pelantikan dihadiri ratusan kader dan simpatisan PKS. Selain dihadiri anggota DPR RI dari PKS, Ir Memed Sosiawan, Wabup Jombang Widjono Soeparno juga hadir menjadi tamu undangan bersama Muspika Kabuh.
Ketua DPD PKS Jombang Rochmad Abidin menyatakan, pelantikan DPRa se-Kecamatan Kabuh akan diikuti wilayah lain. Saat ini, pengurus ranting yang sudah terbentuk di semua desa adalah Kecamatan Peterongan dan Kesamben. "Sebentar lagi menyusul Kecamatan Megaluh dan Jombang" ujarnya.
Selain pelantikan, perayaan Milad juga diperingati dengan acara baksos berupa pengobatan gratis kepada masyarakat Kecamatan Kabuh. Mulai dari pemeriksaan kesehatan cuma-cuma hingga pemberian obat-obatan terutama manula dan anak-anak.
Sebelumnya, PKS Jombang juga menggelar acara Dauroh (Pelatihan - Red) keluarga di Aula Darul Hikmah Depag Jombang. Dalam sambutannya, Rochmad Abidin mengatakan, angka perceraian di Indonesia dan Jombang khususnya relatif tinggi. Jika dirata-rata, dari angka 2 juta perkawinan, sebanyak 10 persennya berujung pada perceraian. Hal itu menurut Abidin dipicu oleh tiga hal, ketidakharmonisan, ekonomi dan perselingkuhan. Nah, salah satu program yang akan dilakukan lewat RKI adalah dengan memberikan pemahaman terhadap tiga persoalan itu. "Semisal hari ini kita melakukan pelatihan tentang membangun keluarga harmonis. Dengan begitu, angka perceraian dalam perkawinan bisa ditekan" ujar Abidin usai launching RKI di Aula Depag Jombang, Minggu (29/4)
Target Masuk Tiga Besar
Madiun, 8 Agustus 2011
Dalam rangkaian kegiatan Anshytoh Romadhon, DPD PKS Kab. Madiun , Pada hari Senin tgl 8 Agustus 2011 yang lalu mengadakan Buka Puasa Bersama dengan Kader-Kader PKS Kab. Madiun yang merupakan Garda terdepan dalam perjuangan partai selama ini. Dalam acara ini secara khusus DPD PKS Kab. Madiun mendatangkan Ust. Memed Sosiawan , ME yang merupakan Anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP Partai Keadilan Sejahtera yang juga Anggota DPR RI Komisi XI untuk memberikan Taujih dan arahan-arahan kepada seluruh Kader di DPD PKS Kab.Madiun.
Dalam Acara tersebut, Ir.H.Memed Sosiawan, ME menyampaikan bahwa DPP PKS, sudah mulai menabuh genderang perang sebagai tanda persiapan menjelang pemilu 2014, Dimana untuk Pemilu 2014 PKS mematok harus bisa masuk 3 besar. Tiga besar disini menurut beliau PKS tidak harus di nomer 3, tetapi bisa nomer 1 ataupun nomer 2.
Salah satu upaya untuk meraih target tersebut DPP Partai Keadilan Sejahtera menurunkan para Petinggi Partai ke pelosok Daerah-daerah untuk memompa semangat kader-kader di daerah. Kita akan berusaha meningkatkan kinerja kader hingga di lingkungan RT dan RW di seluruh desa dan kelurahan seluruh Indonesia,” Terang Ir. Memed Sosiawan. Diwaktu yang tersisa 2,5 tahun ini Kader PKS diminta untuk lebih proaktif, produktif dan kreatif dengan inovasi-inovasi berorganisasi untuk bisa mewujudkan PKS bisa dipercaya masyarkat untuk mengemban aspirasi-aspirasi mereka.
Selain Kinerja Kader, Kita juga akan melakukan konsolidasi dan mengoptimalkan struktur Partai mulai dari DPP, DPW, DPD hingga DPRa-DPRa. Kita juga akan mengoptimalkan pertan Korte/Korwe sebagai struktur yang berada di ring paling depan yang langsung bersentuhan langsung dengan masyarakat. Namun itu semua orientasi kita tidak hanya untuk membesarkan Partai, Namun juga untuk Kemaslahatan Ummat. Sehingga dengan itu semua, dan dengan pertolongan Allah SWT kita akan mampu menembus Tiga Besar. Allohu Akbar.
http://pksmadiun.or.id/target-masuk-tiga-besar.html
KURDAPIL “BARANGKENTRUNG”

Kunjungan Kerja ke Daerah Pemilihan (Kurdapil) Ir. Memed Sosiawan
11-13 Maret 2011 ke Madiun, Nganjuk dan Jombang
Dapil Jatim VIII meliputi enam kabupaten/kota, yaitu : Kab. Jombang, Kab.Nganjuk, Kab. Madiun, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kab. Mojokerto. Kur dapil tanggal 11-13 Maret kali ini Ir Memed Sosiawan mengunjungi 3 kota, yaitu: Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Jombang dengan aneka macam kegiatan.
AGENDA KURDAPIL
Secara umum kegiatan Ir Memed Sosiawan, yang anggota Komisi XI dan Baleg DPR-RI ini, adalah temu kader dan konsolidasi pengurus DPD di tiga kota yang dia kunjungi. Ada tiga agenda yang menjadi fokus kurdapil kali ini, yaitu:
1. Supervisi persiapan pengadaan kantor DPD,
2. Sosialisasi program hasil mukernas Jogya dan
3. Respon sikap atas beberapa issue penting nasional.
Sabtu siang 12 maret 2011 Ir Memed sampai di Kab Madiun dan bertemu dengan Ketua DPD Syamhari serta Bendahara DPD. Mereka menyampaikan informasi perkembangan kader dan struktur secara global, termasuk rencana pengadaan kantor DPD di Kab. Madiun. Dilanjutkan dengan penyampaian hasil mukernas dan penjelasan tentang issue penting nasional.
Setelah agenda di Madiun usai, Ir Memed beranjak ke Nganjuk. Dengan ditemani oleh Kawildada VIII DPW Jatim, Ketua DPD Nganjuk Muhammmad Nursalim dan beberapa pengurus DPD, Ir Memed kembali meninjau rencana lokasi kantor baru DPD PKS Kab Nganjuk dan markaz dakwah yang sudah ada. Dilanjutkan dengan penyampaian hasil mukernas dan penjelasan tentang issue penting nasional.
“BARANGKENTRUNG” DI KERETA API SRI TANJUNG
Kurdapil diakhiri dengan acara naik kereta api rakyat Sri Tanjung Mojokerto-Surabaya. Route Kereta api ini berhenti di Stasiun Kalibaru Banyuwangi, Kalisat, Jember, Probolinggo, Pasuruan, Bangil, Sidoarjo, Wonokromo, Surabaya Gubeng, diteruskan ke Mojokerto, Jombang, Kertosono, Nganjuk, Madiun, Sragen, Solo Jebres, Klaten, dan terakhir Lempuyangan; atau sebaliknya. Kereta Api Sri Tanjung membawa 6 gerbong penumpang K3, 1 gerbong restorasi KMP, dan 1 gerbong barang.
Meskipun naik dari Kota Mojokerto tujuan Surabaya,yang jarak tempuhnya kurang lebih satu jam perjalanan, ternyata harus membayar harga tiket penuh sebesar Rp 35.000,00.
Karena sudah diniatkan untuk bernostalgia menikmati perjalanan “barangkentrung” (berpayah-payah seadanya, seketemunya) maka Ir Memed harus berdesak-desakkan dengan penumpang, pengamen, pedagang , mungkin juga copet dan preman KA, yang mondar mandir. Kata teman-teman Madura, istilahnya dari semenjak kenaikan sampai dengan keturunan, tidak mendapat kedudukan.
Benar-benar semua jenis manusia rakyat jelata ada di KA Sri Tanjung ini. Tanpa berpayah-payah harus dengan riset dan investigasi, anggota DPR Komisi XI ini sudah ‘ainul-yakin pada kondisi KA, para penumpang, dan manajemen pengelolaan KA yang cukup memprihatinkan.
Kelihatannya para pemimpin, siapapun dan di level manapun, perlu sesekali terlibat dengan dunia nyata rakyat jelata agar mempunyai energi empati yang memadai dalam pengambilan keputusan.
Seperti biasa, Ir Memed hanya berseloroh usai turun dari Sri Tanjung sambil menyeka keringat yang membasahi pelipisnya, “ya hitung-hitung refreshing “barangkentrung” bersama wongcilik, sambil bernostalgia”.

Depok, 27 Maret 2011
Laporan oleh: Sugeng Susilo, Ak
Musda PKS Madiun : PILIH PIMPINAN, via PEMILU INTERNAL
Asrama Haji, yang terletak di Km.2 Ring Road Kota Madiun menjadi tempat
pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) II PKS Madiun. Kegiatan ini akan
dibuka oleh Bapak Muhtarom, Bupati Madiun pada Sabtu, 11 Desember 2010
pk.13.00 dan akan ditutup pada Ahad 12 Desember 2010 oeh Bapak Iswanto,
Wakil Bupati Madiun jam yang sama.
Gegap gempita sambut MUSDA II PKS
Madiun ini juga akan dimeriahkan oleh Kesenian Daerah “Dongkrek” binaan
DPC PKS Pilang Kenceng dan Nasyid Performance “Asbunnada” ini
bertepatan dengan kunjungan Anggota DPR RI, Ir. Memed Sosiawan dan DPRD
Tk.I Jatim, Ir. Yusuf Rohana dalam rangka Reses “Sosialisasi UUD 1945”
dan Laporan Kinerja FPKS di legislative.
Kesenian Daerah “Dongkrek”
Madiun sebagai seni warisan budaya Indonesia saat ini kurang familiar di
telinga anak-anak muda, akan dipadukan dengan genre alternative berupa
Nasyid Performance menguatkan brand “PKS untuk Semua” . Memadukan
kearifan lokal dan keluhuran budaya Islam.
Harapan Ketua DPD PKS Kab. Madiun, Hary Sutrisno dari MUSDA II ini yaitu akan terbentuk struktur organisasi yang lebih solid dan semakin mengokohkan citra PKS sebagai partai yang memberikan perbaikan bagi Kabupaten Madiun, sesuai tema besar yang diusung “ Satu tekad, Satu Perjuangan. Menuju Kabupaten Madiun Sejahtera”
Harapan Ketua DPD PKS Kab. Madiun, Hary Sutrisno dari MUSDA II ini yaitu akan terbentuk struktur organisasi yang lebih solid dan semakin mengokohkan citra PKS sebagai partai yang memberikan perbaikan bagi Kabupaten Madiun, sesuai tema besar yang diusung “ Satu tekad, Satu Perjuangan. Menuju Kabupaten Madiun Sejahtera”
Rangkaian pemilihan Dewan Pimpinan Tingkat Daerah
(DPTD) sudah di mulai pada Ahad, 22 Agustus 2010 dengan berlangsungnya
PUI (Pemilihan Umum Internal) yang melibatkan seluruh kader, Pengurus
DPD dan Ketua DPC Se-Kab Madiun. Dari 16 Kandidat yang diajukan akan
dipilih 8 orang yang akan mengisi : Ketua Umum, Bendahara, Sekretaris,
Ketua dan Sekretaris MPD (Majelis Pertimbangan Daerah), Ketua dan
Sekretaris DSD (Dewan Syariah Daerah) serta Ketua BPK (Badan Pembinaan
Kader).
Dari PUI yang demokratis ini, karena melibatkan aspirasi seluruh kader tersebut, hasilnya akan digodok oleh DPW PKS Jatim untuk kemudian diumumkan dan ditetapkan besok Ahad, 12 Desember 2010.
Selain
agenda diatas MUSDA II PKS Kab Madiun ini akan membahas Rencana
Strategis Lima Tahun kedepan. Sebagai acuan pada Musyawarah Kerja Dewan
Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) yang baru nantinya, termasuk penetapan
target perolehan suara / kursi di pada Pemilu 2014.Dari PUI yang demokratis ini, karena melibatkan aspirasi seluruh kader tersebut, hasilnya akan digodok oleh DPW PKS Jatim untuk kemudian diumumkan dan ditetapkan besok Ahad, 12 Desember 2010.
Sumber : http://openmadiun.com/article-86-musda-pks-madiun-pilih-pimpinan-via-pemilu-internal.html
Subscribe to:
Posts (Atom)



